WCU akan tercapaiSekolah Pascasarjana, Berita Sekolah Online: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen mengembangkan diri sebagai World Class University (WCU). Dengan WCU, diharapkan UIN Jakarta mendapatkan pengakuan dunia internasional sebagai salah satu universitas yang berkualitas internasional.

 

Pikiran di atas mengemuka dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Prof Dr Dede Rosyada, MA ketika membuka masa orientasi mahasiswa baru program Magister dan Doktor Sekolah Pasca UIN Jakarta, Senin (28/8/ 2017).

Program WCU menurut Dede, direncanakan akan tercapai pada tahun 2032. Pada kurun waktu 2032, UIN Jakarta berdiri sejajar dengan berbagai perguruan tinggi kelas dunia. Beberapa strategi yang digiatkan untuk mencapai WCU ini antara lain dengan secara kontinyu memperbaiki kualitas akademis, tenaga pengajar serta staff administratif, dan membuka IO (International Office) yang mengurusi promosi UIN Jakarta ke dunia internasional.

“UIN Jakarta visinya being world class university, 2030. Sudah masuk 10 besar di Indonesia. Dan untuk mencapai tahapan-tahapan menuju WCU ini, sekarang sudah terlihat. Kita benahi di semua bidang. Kita harus punya karakter kebanggsaan dengan menjadi world class University. Situasi ini tidak bisa dihindari,” ujar Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Bagi Dede, WCU akan menjadikan UIN Jakarta sebagai universitas berbasis riset (research university). Kongkretnya ditempuh dengan mendorong peningkatan dana riset, research fellowhsip, visiting professor, dan meningkatkan jumlah mahasiswa asing belajar di UIN Jakarta.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Prof Dr Masykuri Abdillah, mengharapkan kepada mahasiswa baru pascasarjana mampu membuat iklim yang kondusif dalam kegiatan prose perkuliahan di area Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.

“Kampus pasca UIN Jakarta ini, kampus terbersih dibanding kampus pasca di beberapa perguruan tinggi lain. Dan yang masuk di sini, mahasiswa yang sudah dewasa dan matang. Untuk itu, mari kita jaga situasi yang kondusif,” ungkap Masykuri Abdillah.(EAE)