CONTACT US

Kampus Sekolah Pascasarjana
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta


Jl. Kertamukti No.5 Pisangan Barat,
Cireundeu - Ciputat 15419

Phone   :(+62-21) 740 1472, 74709260
Fax       :(+62-21) 747 00919
Mail       : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: http://graduate.uinjkt.ac.idGaleri    : Video Kegiatan

Hotline Support :

   
       

QUHAS

JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES (QUHAS), Jurnal ini diterbitkan oleh asosiasi pengkaji al-Qur’an dan Hadith yang bernama Qur’an and Hadith Academic Society, yang beralamat di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun,dan berisi tentang kajian di sekitar al-Qur’an,Hadith dan penafsiran/pemahamannya.

1. QUHAS Edisi 1

2. QUHAS Edisi 2

JURNAL INDO-ISLAMIKA

JURNAL INDO-ISLAMIKA adalah Jurnal Islam Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah jakarta. Secara spesifik, jurnal ini memuat tulisan tentang kajian multidisiplin Islam Indonesia dalam perspektif para sarjana, ilmuwan, dan cendekiawan.

1. INDO-ISLAMIKA Volume 1

2. INDO-ISLAMIKA Volume 2

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Pimpinan Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Menyampaikan Selamat Idul Fitri 1435H. Semoga Kita Tetap Sehat dan Sukses Selalu. Taqabballah Minna Wa Minkum, Minal Aidin Walfaidin, Kull Am Wa Antum Bikhair, dan Maaf Lahir Batin. Kami beritahukan Bahwa Kantor Mulai Aktif Kembali 4 Agustus 2014. Terima Kasih. Jakarta 27 Juli 2014. Wassalam, Direktur, Prof, Dr. Azyumardi Azra, MA.
  • Flyerpubliclecturetgl 11.jpg
  • header1.jpg
  • header2.jpg
  • header3.jpg
  • header4.jpg
  • Header7.jpg
  • Header8.jpg
  • Header9.jpg
  • Header10.jpg
  • Header11.jpg
  • Header12.jpg
  • Header13.jpg
  • MOU1.jpg

THE SCHOOL

The School merupakan Newsletter Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang terbit sejak Agustus 2008 dan hadir satu kali dalam sebulan. Pada setiap edisi, The School menyajikan hasil-hasil penelitian tesis dan disertasi mahasiswa SPS UIN Jakarta sebagai topik utama serta rubrik akademika yang tidak lepas dari bahasan seputar riset. (ed)

  1. The School 2008
  2. The School 2009
  3. The School 2011
  4. The School 2012
  5. The School 2013
  6. The School 2014

BERITA SEKOLAH

Berita Sekolah ini terbit 2 mingguan oleh Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, (ed)

Tahun ke 1, 2012

Tahun ke 2, 2013

Tahun ke 3, 2014

PRESTASI SEKOLAH

Prestasi Sekolah ini diterbitkan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menginformasikan perolehan prestasi para Dosen, Mahasiwa, Karyawan dan Lembaga Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Prestasi Sekolah ini terbit mulai tanggal 20 Mei 2013 dan selanjutnya terbit tanggal 25 setiap bulan, (ed)

  1. PRESTASI SEKOLAH TAHUN 1
  2. PRESTASI SEKOLAH TAHUN 2

KABAR ALUMNI

Kabar Alumni Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini diterbitkan Ikatan Alumni Sekolah Pascasarjana (IKAS) UIN Jakarta bekerjasama dengan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kabar Alumni ini terbit mulai tanggal 20 Mei 2013 dan diterbitkan tanggal 20 setiap bulan. Kabar Alumni dimaksudkan sebagai media komunikasi antar alumni Magister dan Doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (ed)

  1. KABAR ALUMNI TAHUN 1, 2013
  2. KABAR ALUMNI TAHUN 2, 2014

ARSIP SEKOLAH

 

ARSIP SEKOLAH ini diterbitkan Bagian Arsip Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang bertujuan menginformasikan sejarah perkembangan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Arsip Sekolah ini terbit mulai tanggal 10 Desember 2013 dan selanjutnya terbit tanggal 10 setiap bulan. (ed).

  1. TAHUN I, 2013
  2. TAHUN II, 2014

RESENSI BUKU DAN ARTIKEL JURNAL

RESENSI BUKU DAN ARTIKEL JURNAL ini diterbitkan Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bertujuan menginformasikan analisis buku dan artikel jurnal yang relevan dengan keislaman. Newsletter ini terbit mulai 05 Desember 2013 dan selanjutnya terbit tanggal 5 setiap bulan. (ed).

1. TAHUN I, 2013

2. TAHUN II, 2014


Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dalam welcoming speech-nya, Dr. Fuad Jabali menyatakan bahwa fenomena kekerasan yang terjadi di negara kita akhir-akhir ini bersumber dari gejolak frustasi masyarakat yang membutuhkan perhatian. Oleh karenanya, hal ini menjadi satu persoalan dimana alumni dapat berperan di masyarakat. Kontribusi alumni sebagai intelektual  diharapkan dapat mengambil tempat untuk dapat memediasi persoalan minoritas melalui penguasaan akan pengetahuan Islam yang komprehensif, berakar pada tradisi dan terhubung dengan diskursus global serta sensitif terhadap konteks sosial dan budaya. Dalam hal ini, panitia seminar menghadirkan empat pembicara yang memaparkan tema minoritas agama; Dr. Jamhari, Dr. Syamsuri Ali, Dr. Acep Sarifuddin, dan Winy Trianita, MA.
Dr. Syamsuri Ali memaparkan mengenai pewacanaan intelektualitas alumni Hauzah Ilmiah Qum dan relasi sosialnya dalam transisi Syi’ah di Indonesia. Ia menyatakan bahwa konflik minoritas keagamaan dalam islam tidak hanya dalam tataran aksi tapi juga akan berjalan menuju tataran inteks (pewacanaan). Ia menyayangkan tidak adanya pelembagaan mediasi, dimana mediasi konflik seharusnya menjadi concern lembaga. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa konflik agama tidak memiliki akar sejarah dan dipicu oleh beberapa faktor: perebutan tanah, politik dan provokasi transnasional.
Pembicara kedua, Dr. Acep Aripudin, memaparkan tentang penelitiannya mengenai respons da’i terhadap dinamika kehidupan beragama, sebuah studi pengembangan metode dakwah yang mengambil kasus di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Dalam pemaparannya, ia menceritakan fenomena ADS (Agama Djawa Sunda)  yang terjadi di daerah Cigugur dan bagaimana metode dakwah yang tepat untuk menyikapi aliran agama baru tersebut.
Berbeda dengan pembicara pertama dan kedua, Winy Trianita, MA secara spesifik memaparkan penelitiannya mengenai perempuan Ahmadiyah, sebuah potret minoritas dalam minoritas. Beberapa poin penting yang disampaikan Winy adalah bahwa bagi perempuan Ahmadiyah, “agency” merupakan perwujudan dari keberagamaan, resistensi dan aktivisme. Keberagamaan yang dimaksud adalah kebebasan dalam memeluk satu kepercayaan. Bentuk resistensi perempuan Ahmadiyah, diantaranya adalah resistant thinking, strategic avoidance, speaking out & acting up dan “pengorbanan.” Sedangkan aktivisme para perempuan Ahmadiyah diwujudkan melalui “Lajnah Imaillah” yang merupakan tempat bagi mereka untuk self empoverment dan memperluas jaringan.
Setelah pemaparan tiga pembicara, selanjutnya Dr. jamhari memberikan gambaran bagaimana fenomena minoritas agama di dunia internasional. Menurutnya, ada tiga factor terbentuknya fenomena minoritas dan mayoritas ini, pertama; kenisayaan (bahwa fenomena minoritas dan mayoritas adalah sunnatullah yang sudah pasti ada dan tidak dapat dihindari), kedua; migrasi dan terakhir political migration (migrasi yang terjadi karena tuntutan politik). Akibat dari fenomena ini maka terjadilah perebutan political identity, pembentukan budaya baru dan ekonomi yang makin valid.
Lebih lanjut, Dr. Jamhari memaparkan mengenai bagaimana dunia menangani religious minority yang menurutnya memiliki track record buruk. Sebagian besar ditangani dalam bentuk coercion (pemaksaan) dengan cara genocida, asimilasi dan isolasi. Lebih buruk lagi ketika Negara dipimpin oleh orang yang beragama karena pelarangan langsung dikeluarkan mufti. Masih menurut Dr. Jamhari ada dua pola penanganan minoritas agama yang sukses; pertama, pola pemisahan antara agama dan Negara sebagaimana yang dilakukan di Amerika. Kedua, pola pendekatan multikulturalisme sebagaimana yang diterapkan oleh Canada dan New Zealand. Sedangkan pola penanganan yang masih problematik  adalah sebagaimana yang dicontohkan oleh “Negara Agama,” seperti Pakistan yang mengusir orang-orang Ahmadiyah dari negara tersebut dan Malaysia yang melarang orang-orang Ahmadiyah masuk ke Malaysia.
Dr. Jamhari menutup pemaparannya dengan mengajak para peserta untuk mengingat kembali semua pesan Prof. Dr. Harun Nasution untuk melihat Islam dari berbagai aspek. Semakin kita dapat memahami Islam secara komprehensif maka kita semakin mampu memahami perbedaan yang ada.

Pada sesi kedua rangkaian acara Temu Alumni SPs dan Seminar “Konflik Minoritas Agama dan Peran Lembaga Pendidikan Tinggi Islam” (05/03/11), SPs mengadakan forum khusus para alumni SPs untuk membentuk kepengurusan Ikatan Alumni SPs serta membahas AD/ART. “Ikatan Alumni SPs ini adalah wadah untuk mengumpulkan mutiara-mutiara yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,” tandas Dr. M. Arofah Sinjar, selaku pimpinan forum.
Mengingat waktu yang terbatas serta peserta forum yang dinilai kurang representatif, maka disepakati forum kali ini difokuskan hanya untuk membentuk kepengurusan Ikatan Alumni SPs. Para anggota forum pun mengajukan enam nama dan secara aklamasi menyetujuinya sebagai pengurus perdana Ikatatan Alumni SPs. Enam nama tersebut adalah Dr. M. Arofah Sinjar M.Hum, Dr. Jawahir, Dr. M. Asy’ari, Dr. Fakhruddin Soekarno, Dr. Abdullah Fathoni dan Dr. Riyadhul Badi.
Setelah menyetujui nama-nama pengurus, forum diskors 20 menit untuk mengadakan rapat tertutup penentuan struktur kepengurusan. Tepat pada pukul 14.45, ketua forum mengumumkan struktur kepengurusan perdana Ikatan Alumni SPs sebagai berikut:

1.    Ketua Umum    : Dr. M. Arofah Sinjar, M. Hum
2.    Wakil Ketua    : Dr. Jawahir
3.    Ketua I        : Dr. Abdullah Fathoni (bidang program)
4.    Ketua II        : Dr. M. Asy’ari (bidang organisasi)
5.    Ketua III    : Dr. Riyadhul Badi (bidang wilayah)
6.    Sekretaris    : Dr. Fakhruddin Soekarno
7.    Bendahara    : Haula Noor, MA.

Prof. Azyumardi Azra (direktur SPs UIN), yang datang pada akhir acara bersama Prof. Komaruddin Hidayat (Rektor UIN), mengucapkan selamat kepada para pengurus terpilih dan berterima kasih kepada para alumni SPs yang hadir karena memiliki sense of belonging kepada almamater.
Prof. Komaruddin Hidayat dalam kesempatan forum ini menyampaikan beberapa komentarnya mengenai tema seminar “Konflik Minoritas Agama dan Peran Lembaga Pendidikan Tinggi Islam.” Ia mengatakan bahwa problematika minoritas dan mayoritas merupakan problem global. Menurutnya, saat ini kita mengarah pada fenomena prularitas agama tetapi sayangnya kita tidak memiliki format yang sama dalam menyikapinya.
Dalam konteks Indonesia, Prof. Komaruddin mengatakan seharusnya kita banyak belajar dari kondisi negara Jepang. Karena seringkali terkena gempa, Jepang saat ini menjadi negara ahli dalam penanganan bencana gempa. Indonesia yang seringkali terjadi konflik minoritas agama di dalamnya, seharusnya menjadi negara yang ahli dalam menangani masalah minoritas agama. Disinilah diharapkan peran aktif para akademisi dari kalangan lembaga pendidikan tinggi Islam. Ia menyayangkan fenomena saat ini dimana para akademisi tersedot dalam birokrasi dan rutinitas.

Selain menyampaikan komentarnya terkait tema seminar, Prof. Komaruddin juga secara simbolis meresmikan Ikatan Alumni SPs UIN Jakarta dan pengursnya. Ia berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater UIN Syarif Hidayatullah sebagai induk dari SPs.