Orientasi Mahasiswa Baru Semester Ganjil 2026/2027, Mengawali Langkah Akademik Menuju Standar Global
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs - Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi membuka kegiatan Orientasi Studi dan Penguatan Kemampuan Akademik (Academic Skills) bagi mahasiswa baru Angkatan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Berlangsung selama tiga hari mulai 28 Agustus hingga 1 September 2026, kegiatan yang dipusatkan di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru program Magister dan Doktor.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur SPs UIN Jakarta, Prof. Dr. Zulkifli, MA. Dalam sambutannya, beliau menyambut hangat para mahasiswa baru sembari mengapresiasi keberanian mereka memilih SPs UIN Jakarta sebagai pelabuhan studi lanjut. "Anda berani daftar di SPs berarti Anda punya nyali dan pemberani," tegasnya merujuk pada tingginya standar akademik serta kuatnya tradisi intelektual yang konsisten dijaga oleh kampus tersebut.
Sesi pembukaan dihadiri oleh Wakil Direktur Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA, serta jajaran pimpinan program studi magister dan doctor, yaitu Prof. Dr. JM Muslimin, MA, Hamdani, M.Ag, Ph.D, Dr. Maswani, MA, dan Dr. Rizqi Handayani, MA. Kesiapan dan kelancaran seluruh rangkaian acara dipastikan langsung oleh Ketua Panitia, Dr. Alvian Iqbal Zahasfan, MA.

Memasuki sesi materi hari pertama, Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA memaparkan Visi, Misi, serta Kualifikasi Lulusan S2 dan S3. Pemaparan ini diselaraskan langsung dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk memberikan pemahaman awal mengenai standar kompetensi nasional maupun global yang harus dipenuhi mahasiswa selama masa studi.
Sesi berlanjut dengan eksplorasi sejarah, struktur kurikulum, dan bobot mata kuliah yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Doktor, Prof. Dr. JM Muslimin, MA, bersama Ketua Program Studi Magister Pengkajian Islam, Hamdani, M.Ag, Ph.D. Rangkaian hari pertama ditutup dengan sosialisasi layanan digital E-Semesta oleh Abdullah, S.Kom dari Putipanda, serta pengenalan fasilitas kampus yang disampaikan oleh Afif Ahmad Faisal, ST, MM, M. Adam Hesa, M.Kom, dan Jayadi, S.Kom.

Hari kedua orientasi difokuskan pada penguatan fondasi riset. Pada sesi pagi, Dr. Alfida, MLIS, didampingi moderator Dr. Rizqi Handayani, MA, membimbing mahasiswa dalam pemetaan jurnal berbasis disiplin ilmu, metode Systematic Literature Review (SLR), serta praktik pengoperasian aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero.
Sesi siang hari kedua tidak kalah krusial dengan pembahasan Academic Skills, khususnya kemampuan membaca dan menulis akademis (Reading and Writing Skills). Sesi yang dimoderatori oleh Dr. Maswani, MA ini menghadirkan Ummi Kultsum, M.Pd, Ph.D sebagai narasumber untuk membekali mahasiswa dengan strategi literasi tingkat lanjut.

Hari terakhir orientasi dibuka dengan Kuliah Iftitah bertajuk "Kuliah Perdana (Paralel) Interdisciplinary Islamic Studies: Tradition and Innovation". Dipandu oleh Dr. Rizqi Handayani, MA sebagai moderator, dengan narasumber Prof. Dr. Rd. Mulyadi Kartanegara dan Dr. Fuad Jabali, MA membedah urgensi pendekatan interdisipliner dalam studi Islam modern.
Puncak rangkaian acara diisi oleh Ulpah Andayani, S.Ag, SS, M.Hum yang membawakan materi komprehensif mengenai Graduate Research Library. Sesi ini mencakup pemanfaatan fasilitas dan e-resources, strategi pencarian daring, integritas akademik, penggunaan Turnitin, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak untuk tujuan akademis.
Melalui orientasi yang padat materi teknis maupun filosofis ini, SPs UIN Jakarta optimistis para mahasiswa baru dapat menjalani perkuliahan dengan baik. Bekal ini diharapkan menjadi batu loncatan agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi tepat waktu serta menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi dunia akademik dan masyarakat.(JA)
