SPs UIN Jakarta Gelar Orientasi Mahasiswa Baru Semester Genap 2025/2026
SPs UIN Jakarta Gelar Orientasi Mahasiswa Baru Semester Genap 2025/2026

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs: Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Orientasi Studi dan Penguatan Kemampuan Akademik (Academic Skills) mahasiswa baru Angkatan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026 ini, dipusatkan di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA, dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru program Magister serta Doktor.

Acara dibuka langsung oleh Direktur SPs UIN Jakarta, Prof. Dr. Zulkifli, MA. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa yang telah memilih SPs sebagai pelabuhan studi lanjut mereka. "Anda berani daftar di SPs berarti Anda pemberani," tegasnya, merujuk pada standar akademik tinggi dan tradisi intelektual kuat yang selama ini dijaga oleh SPs UIN Jakarta.

Orientasi Mahasiswa Baru semester genap 2025 spsuinjkt 2

Sesi pembukaan juga dihadiri oleh Wakil Direktur, Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA, serta para ketua dan sekretaris program studi yaitu Prof. Dr. JM Muslimin, MA, Hamdani, MAg, Ph.D, Dr. Maswani, MA, dan Dr. Rizqi Handayani, MA. Ketua Panitia, Mohammad Adnan, Ph.D, turut memastikan kesiapan rangkaian acara orientasi mahasiswa baru.

Memasuki sesi materi pada hari pertama, Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA, menyampaikan secara mendalam mengenai Visi, Misi, dan Kualifikasi Lulusan S2 serta S3. Pemaparan ini diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), guna memastikan para mahasiswa memahami standar global dan nasional yang harus dicapai selama menempuh pendidikan di SPs UIN Jakarta.

Orientasi Mahasiswa Baru semester genap 2025 spsuinjkt 3

Acara berlanjut dengan eksplorasi sejarah, kurikulum, dan beban mata kuliah yang disampaikan oleh Prof. Dr. JM Muslimin, MA (Ketua Program Studi Doktor) dan Hamdani, M.Ag, Ph.D (Ketua Program Studi Magister Pengkajian Islam). Sebagai penutup hari pertama, aspek teknis perkuliahan diperkenalkan melalui simulasi Academic Information System (AIS) dan pengenalan fasilitas kampus oleh tim ahli yang terdiri dari Afif Ahmad Faisal, ST, MM, M. Adam Hesa, M.Kom, dan Jayadi, S.Kom.

Hari kedua diawali dengan atmosfer intelektual yang kental melalui Kuliah Perdana bertajuk "Interdisciplinary Islamic Studies: Tradition and Innovation". Dua narasumber, Prof. Dr. Rusli, S.Ag, M.Soc.Sc, dan Dr. Fu'ad Jabali, MA, (Dosen Homebase SPs UIN Jakarta) sesi ini dirancang untuk memahami pentingnya menjaga tradisi keilmuan Islam sembari terus berinovasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Orientasi Mahasiswa Baru semester genap 2025 spsuinjkt 4

Tak kalah krusial, sesi kedua di hari kedua difokuskan pada pemanfaatan Graduate Research Library. Ulpah Andayani, S.Ag, SS, M.Hum, membekali mahasiswa dengan strategi pencarian sumber daring, manajemen referensi, hingga isu krusial mengenai integritas akademik, penggunaan Turnitin, dan pemanfaatan AI secara bijak dalam dunia akademik.

Memasuki hari ketiga, orientasi berfokus pada penguatan literasi informasi dan tren riset terkini. Dr. Alfida, S.Ag, S.IP, MLIS, memandu sesi teknis mengenai Bibliometrics for Mapping Research Trends serta Systematic Literature Review (SLR). Mahasiswa juga dilatih menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero untuk menunjang kualitas riset mereka.

Orientasi Mahasiswa Baru semester genap 2025 spsuinjkt 5

Puncak orientasi diisi oleh Ummi Kultsum, M.Pd, Ph.D, yang membawakan materi mengenai Academic Skill, Reading and Writing Skill. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak untuk mengasah kemampuan membaca kritis dan teknik menulis ilmiah yang mumpuni, yang menjadi modal utama bagi setiap peneliti di jenjang pascasarjana.

Rangkaian orientasi ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan bagi mahasiswa baru Angkatan Semester Genap 2025/2026. Dengan bekal teknis dan filosofis yang kuat, SPs UIN Jakarta optimis para mahasiswa akan mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia akademik.(JA)