Ujian Promosi Doktor Amiroh Nichayatun Munir Azizah: Sastra dan Transformasi Sosial (Tinjauan Realis Historis atas Novel al-Zaynī Barakāt Karya Jamāl al-Ghīṭānī)
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1661 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Senin, 9 Februari 2026 dengan promovenda Amiroh Nichayatun Munir Azizah.
Amiroh merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Bahasa dan Sastra Arab. Disertasinya berjudul “Sastra dan Transformasi Sosial (Tinjauan Realis Historis atas Novel al-Zaynī Barakāt Karya Jamāl al-Ghīṭānī)”.
Amiroh membedah bagaimana sebuah karya fiksi mampu menjadi cermin tajam bagi pergolakan sejarah. Ia mengangkat novel legendaris karya Jamāl al-Ghīṭānī yang berlatar masa transisi Dinasti Mamluk di Mesir sebagai objek utama penelitiannya.
Penelitian ini berangkat dari kegelisahan tentang bagaimana peradaban Islam di Mesir kerap mengalami krisis sosial yang mendalam. Amiroh melihat bahwa novel al-Zaynī Barakāt bukan sekadar narasi sejarah biasa, melainkan sebuah instrumen kritik yang merekam jejak transformasi masyarakat di tengah tekanan politik dan kekuasaan.
Secara spesifik, Amiroh menggali praktik kehidupan sosial Dinasti Mamluk sebelum munculnya kepemimpinan Barakāt bin Mūsā. Ia mencoba menyingkap tabir di balik gagasan Jamāl al-Ghīṭānī, sang penulis, yang menggunakan masa lalu untuk membicarakan realitas krisis yang terjadi pada masa kini.
Dengan menggunakan metode kualitatif dan pisau analisis kritik sastra Marxis, Amiroh berhasil membedah teks secara mendalam. Ia mengeksplorasi hubungan antara struktur kelas, kekuasaan, dan bagaimana transformasi sosial dipaksakan atau diperjuangkan dalam narasi sastra tersebut.
Temuan penelitian ini sangat menarik, di mana sosok Muhtasib Barakāt bin Mūsā direpresentasikan sebagai agen perubahan. Amiroh mencatat adanya empat pilar transformasi utama yang diusung tokoh tersebut, dimulai dari penegakan keadilan sosial melalui perbaikan sistem negara yang lebih memihak pada kepentingan kolektif masyarakat.
Selain itu, disertasi ini menyoroti langkah berani tokoh Zayni Barakāt dalam meminimalisasi korupsi. Dalam analisisnya, Amiroh menunjukkan bagaimana pemberantasan dan penghukuman tegas terhadap para koruptor menjadi kunci penting dalam memulihkan kepercayaan rakyat terhadap otoritas negara pada masa itu.
Aspek kemanusiaan juga menjadi poin krusial, di mana Amiroh menemukan adanya narasi keadilan gender dan kebebasan sipil. Upaya membebaskan perempuan dari keterkungkungan serta kepedulian nyata terhadap hak-hak rakyat kecil menunjukkan bahwa nafas demokrasi telah ditiupkan dalam karya sastra ini sebagai bentuk "pemerintahan untuk rakyat".
Menariknya, penelitian Amiroh ini berdiri tegak mendukung teori bahwa sastra memiliki kekuatan signifikan untuk merepresentasikan realitas kehidupan. Ia memperkuat argumen para ahli sebelumnya yang meyakini bahwa tokoh, latar, dan plot dalam sebuah novel adalah refleksi nyata dari dinamika sosial yang terjadi di dunia nyata.
Di sisi lain, Amiroh menantang arus pemikiran yang menganggap sastra adalah dunia yang terpisah dari praktik sosial. Dengan keberhasilan promosi doktor ini, ia membuktikan bahwa sastra bukan sekadar hiburan estetis, melainkan agen transformasi yang memiliki akses langsung dalam memengaruhi cara pandang dan struktur sosial masyarakat.
Amiroh berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Sukron Kamil, M.Ag, Prof. Dr. Achmad Satori Ismail, MA dan Prof. Dr. R. Yani'ah Wardani, M.Ag, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Sukron Kamil, M.Ag, Prof. Dr. Achmad Satori Ismail, MA, Prof. Dr. R. Yani'ah Wardani, M.Ag, Prof. Jajang Jahroni, MA, Ph.D, Prof. Dr. Iik Arifin Mansurnoor, MA dan Dr. Rizqi Handayani, MA.
Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovenda, tim penguji menetapkan bahwa Amiroh lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Amiroh Nichayatun Munir Azizah merupakan Doktor ke-1661 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(JA)
