Ujian Promosi Doktor Gian Gideon Akin, Nasionalisme dalam Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen
Ujian Promosi Doktor Gian Gideon Akin, Nasionalisme dalam Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1702 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Senin, 27 Juli 2026 dengan promovendus Gian Gideon Akin.

Gian merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan konsentrasi Pendidikan Agama Islam. Disertasinya berjudul “Nasionalisme dalam Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen (Studi Analisis terhadap Buku Ajar PAI dan PAK)”.

Disertasi ini meneliti secara mendalam bagaimana konsep dan integrasi nasionalisme dikonstruksi dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) serta Pendidikan Agama Kristen (PAK) terbitan Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2022. Lebih dari sekadar kajian teks, penelitian ini menyoroti sejauh mana materi pembelajaran agama mampu merespons realitas dan kebutuhan masyarakat Indonesia yang multikultural.

Langkah penelitian ini dipicu oleh makin kompleksnya tantangan kebangsaan di era kontemporer. Fenomena politik identitas, maraknya polarisasi sosial, hingga melonggarnya kesadaran sejarah di kalangan generasi muda menjadi alarm keras yang menuntut peran strategis pendidikan agama untuk tidak hanya mengajarkan dogma, tetapi juga membangun nasionalisme yang inklusif dan transformatif.

Untuk membedah persoalan tersebut, Gian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan analisis komparatif antara kedua buku ajar agama tersebut. Pendekatan ini memungkinkan peneliti melihat pola, persamaan, serta perbedaan mendasar dalam penyampaian pesan-pesan kebangsaan kepada peserta didik.

Kerangka teoritis penelitian ini dibangun secara kokoh dengan memadukan tiga pemikiran besar: teori strukturasi Anthony Giddens untuk melihat interaksi antara struktur dan agensi, konsep objektivikasi nilai dari Kuntowijoyo, serta pemikiran Sartono Kartodirdjo yang memandang nasionalisme sebagai produk sejarah dan dinamika kebudayaan yang terus berkembang.

Hasil analisis terhadap buku ajar PAI menunjukkan bahwa nilai-nilai nasionalisme utamanya dikonstruksi melalui penguatan ukhuwah (persaudaraan) yang dikaitkan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pola ini terbukti efektif dalam membangun kohesi sosial, meski penelitian ini juga mencatat masih minimnya ruang untuk merefleksikan nasionalisme secara kritis di luar batas komunitas keagamaan.

Sementara itu, buku ajar PAK tampil menonjolkan nilai kasih, keadilan, serta tanggung jawab sosial sebagai fondasi utama pembentukan nasionalisme. Narasi ini berhasil mendorong lahirnya sikap inklusif pada diri siswa, walaupun pembahasannya dinilai masih belum banyak mengaitkan nilai-nilai spiritual tersebut dengan rekam jejak perjuangan sejarah bangsa Indonesia.

Pada akhirnya, studi komparasi ini bukan sekadar mengevaluasi teks, melainkan hadir sebagai representasi dari arah kebijakan pendidikan nasional. Temuan dari penelitian di SPs UIN Jakarta ini merumuskan sebuah model konseptual baru yang dapat menjadi acuan strategis bagi pengambil kebijakan dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama yang lebih erat memeluk keberagaman Indonesia.

Gian berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, Prof. Dr. Ulfah Fajarini, M.Si, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, Prof. Dr. Ulfah Fajarini, M.Si, Prof. Dr. Kadir, M.Pd, Prof. Dr. Ratna Sari Dewi, M.Pd dan Prof. Dr. Iik Arifin Mansurnoor, MA.

Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovendus, tim penguji menetapkan bahwa Gian Gideon Akin lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Gian Gideon Akin merupakan Doktor ke-1702 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)