Ujian Promosi Doktor Jejen Jaenudin, Pengujian Model Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Zakat terhadap Pencapaian Tujuan Organisasi BAZNAS
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1691 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Kamis, 16 Juli 2026 dengan promovendus Jejen Jaenudin.
Jejen merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan konsentrasi Agama dan Sains. Disertasinya berjudul “Pengujian Model Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Zakat terhadap Pencapaian Tujuan Organisasi BAZNAS”.
Penelitian ini mengangkat urgensi transformasi digital sebagai instrumen vital dalam mendongkrak efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan dana umat di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Jejen menjelaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebenarnya telah mengambil langkah maju dengan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA). Platform digital terintegrasi ini dirancang khusus untuk menyokong seluruh ekosistem perzakatan secara nasional, mulai dari proses penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian, hingga pelaporan.
Namun, implementasi platform SiMBA di lapangan rupanya masih menemui kerikil tajam. Jejen mengidentifikasi sejumlah tantangan klasik yang kerap menghambat optimalisasi sistem digital, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, kesenjangan kapasitas para pengguna, kualitas layanan yang belum merata, integrasi data yang belum sempurna, hingga isu keamanan siber.
Lebih jauh lagi, Jejen melihat adanya kekosongan (gap) dalam literatur ilmiah yang sudah ada. Selama ini, riset mengenai kesuksesan SiMBA masih didominasi oleh evaluasi yang bersifat teknis dan administratif semata, sementara kajian yang mengaitkannya dengan pencapaian tujuan organisasi yang berbasis pada nilai-nilai syariah masih sangat terbatas.
Melihat celah tersebut, penelitian ini bertujuan mengukur kesuksesan implementasi SiMBA menggunakan kacamata komprehensif, yaitu mengombinasikan Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean yang populer di dunia teknologi dengan pendekatan maqāṣid al-sharīʿah. Dengan demikian, sebuah model evaluasi baru yang mengintegrasikan aspek teknis dan spiritual berhasil dirumuskan.
Guna membedah fenomena ini secara akurat, Jejen menerapkan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dijaring melalui survei tehadap 311 pengguna SiMBA di lingkungan BAZNAS dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Tak berhenti di situ, ia juga melakukan wawancara mendalam dengan informan kunci untuk memperkuat analisis kualitatifnya.
Hasil analisis kuantitatif menelurkan temuan menarik: kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Selanjutnya, kepuasan pengguna ini berdampak langsung pada manfaat bersih (net benefits) yang dirasakan, yang pada akhirnya secara signifikan mendorong pencapaian tujuan organisasi BAZNAS.
Penelitian ini juga mendapati bahwa jalur pengaruh terkuat dalam menyukseskan sistem dibentuk melalui variabel mediasi berupa kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Dari sisi kualitatif, para informan kunci mengonfirmasi bahwa kehadiran SiMBA secara nyata telah meningkatkan transparansi, akuntabilitas, integrasi data, serta efisiensi dalam pengambilan keputusan tata kelola zakat nasional.
Temuan penting ini menegaskan sebuah fakta baru bahwa keberhasilan implementasi teknologi seperti SiMBA tidak melulu melahirkan keuntungan administratif dan operasional di atas kertas. Lebih dari itu, sistem informasi yang matang secara nyata berkontribusi besar pada pencapaian tujuan luhur organisasi yang berorientasi pada kemaslahatan umat (maslahah).
Secara teoretis, orisinalitas riset ini memberikan sumbangsih besar bagi dunia akademik lewat pemodelan baru yang mengawinkan teori manajemen modern dengan hukum Islam. Sementara secara praktis, rekomendasi dari Doktor Jejen Jaenudin ini dapat menjadi cetak biru (blueprint) berharga bagi BAZNAS untuk terus memperkuat infrastruktur SiMBA demi mewujudkan ekosistem zakat digital yang tepercaya dan selaras dengan syariat.
Jejen berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis dan Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Sc, Ph.D, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis, Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Sc, Ph.D, Prof. Dr. Rusli, S.Ag, M.Soc.Sc, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag, A'ang Subiyakto, M.Kom, Ph.D.
Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovendus, tim penguji menetapkan bahwa Jejen Jaenudin
lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Jejen Jaenudin merupakan Doktor ke-1691 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)
