Ujian Promosi Doktor Meiry Fadilah Noor, Mengurai Sampah dengan Iman: Religiositas Jadi Kunci Utama Kelestarian Lingkungan di Tangsel
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1703 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Selasa, 28 Juli 2026 dengan promovenda Meiry Fadilah Noor.
Meiry merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan konsentrasi Agama dan Sains. Disertasinya berjudul “Pengaruh Religiositas dan Motivasi Ekonomi terhadap Tindakan Ekologis pada Komunitas Bank Sampah di Tangerang Selatan”.
Penelitian berawal dari keprihatinan terhadap tekanan ekologis yang terus meningkat di wilayah perkotaan, khususnya di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangerang Selatan.
Melalui risetnya, Meiry bertujuan menganalisis kondisi biodiversitas tumbuhan dan serangga di sekitar TPA Cipeucang sebagai indikator riil dari tekanan lingkungan. Selain itu, penelitian ini bertujuan menguji sejauh mana religiositas dan motivasi ekonomi memengaruhi pengetahuan serta perilaku ekologis masyarakat, sekaligus membedah hubungan keduanya dalam perspektif Social-Ecological System (SES).
Guna mendapatkan gambaran yang komprehensif, Meiry menerapkan pendekatan mixed methods dengan desain Explanatory Sequential. Tahapan diawali dengan mengukur biodiversitas di kawasan sekitar TPA Cipeucang menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener, indeks dominansi Simpson, dan indeks kemerataan spesies untuk membaca kesehatan ekosistem setempat.
Hasil pengukuran awal menunjukkan fakta menarik: kawasan sekitar TPA Cipeucang ternyata masih memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan dan serangga yang cukup terjaga. Hal ini mencerminkan bahwa fungsi ekologis ekosistem setempat masih berjalan dan bertahan, meskipun terus menerima tekanan berat akibat aktivitas penimbunan sampah skala kota.
Pada tahap kuantitatif, penelitian ini melibatkan 193 anggota komunitas Bank Sampah di Kota Tangerang Selatan yang memenuhi kriteria. Pengujian data dilakukan menggunakan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk melihat hubungan antarvariabel secara terukur.
Temuan dari analisis PLS-SEM menunjukkan hasil yang signifikan. Religiositas terbukti berpengaruh kuat terhadap peningkatan pengetahuan maupun perilaku ekologis masyarakat. Sebaliknya, motivasi ekonomi justru tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kedua variabel tersebut, mematahkan anggapan bahwa insentif finansial selalu menjadi penggerak utama aksi lingkungan.
Berdasarkan nilai koefisien determinasi, religiositas dan motivasi ekonomi secara simultan mampu menjelaskan 14,2% variasi pengetahuan ekologis dan 15,8% variasi perilaku ekologis warga. Untuk memperdalam temuan kuantitatif tersebut, Meiry melanjutkan wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan Thematic Analysis dan diintegrasikan melalui teknik joint display.
Dari hasil wawancara terungkap bahwa nilai-nilai ajaran Islam seperti konsep amanah, peran manusia sebagai khalifah di bumi, dan tanggung jawab moral menjaga alam menjadi fondasi utama yang mendorong tindakan ekologis warga. Di sisi lain, komunitas Bank Sampah terbukti efektif berfungsi sebagai ruang pembelajaran sosial yang memperkuat pengetahuan, membentuk kebiasaan ramah lingkungan, serta memicu partisipasi aktif masyarakat.
Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan konseptual yang sangat berharga dalam memahami hubungan antara tekanan ekologis dan aksi nyata masyarakat. Dengan menyintesiskan temuan biodiversitas, analisis kuantitatif, dan wawancara kualitatif ke dalam kerangka Social-Ecological System (SES) yang dikembangkan Ostrom (2009), riset ini sukses memperkaya penerapan model SES pada pengelolaan sampah berbasis komunitas di wilayah perkotaan.
Meiry berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Lily Surayya Eka Putri, M.Env.Stud, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas , Prof. Dr. Kamarusdiana, MH, Prof. Dr. Zulfiani, S.Si, M.Pd, Dr. Fahma Wijayanti, M.Si.
Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovenda, tim penguji menetapkan bahwa Meiry Fadilah Noor lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Meiry Fadilah Noor merupakan Doktor ke-1699 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)
