Ujian Promosi Doktor Miftahuddin: Kesejahteraan Finansial Islam pada Karyawan Tidak Tetap
Ujian Promosi Doktor Miftahuddin: Kesejahteraan Finansial Islam pada Karyawan Tidak Tetap

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1663 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Selasa, 10 Februari 2026 dengan promovendus Miftahuddin.

Miftahuddin merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Psikologi Islam. Disertasinya berjudul “Kesejahteraan Finansial Islam pada Karyawan Tidak Tetap: Uji Model Teori dengan Rasa Syukur sebagai Variabel Mediator”. Penelitian ini menyoroti fenomena kesejahteraan pekerja di tengah ketidakpastian status ketenagakerjaan yang kian marak.

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik untuk menguji pengaruh ketidakamanan kerja (job insecurity) dan sikap terhadap uang terhadap kesejahteraan finansial Islam. Miftahuddin menempatkan rasa syukur sebagai "jantung" penelitian yang berperan sebagai variabel mediator utama.

Secara teoretis, riset ini mengacu pada dua pilar besar, yakni Conservation of Resources Theory (Hobfoll) dan Theory of Planned Behavior (Ajzen). Keduanya dipadukan untuk menekankan betapa krusialnya peran sumber daya psikologis dan makna subjektif dalam membentuk kesejahteraan individu.

Metodologi yang digunakan terbilang komprehensif dengan pendekatan mixed methods desain sequential explanatory. Miftahuddin mengumpulkan data kuantitatif dari 641 karyawan tidak tetap di seluruh Indonesia, yang kemudian diperdalam melalui wawancara mendalam dengan enam informan terpilih.

Salah satu daya tarik utama disertasi ini adalah kebaruannya (novelty) dalam mengembangkan alat ukur kesejahteraan finansial Islam. Instrumen ini disusun secara orisinal berbasis kajian tematik ayat-ayat suci Al-Qur’an yang diselaraskan dengan kebutuhan industri modern.

Melalui model yang holistik, penelitian ini berhasil mengintegrasikan berbagai perspektif ilmu, mulai dari psikologi industri dan organisasi, psikologi ekonomi, hingga psikologi positif yang berakar pada nilai-nilai Islam dalam konteks pekerja lokal.

Hasil analisis data menunjukkan temuan yang sangat menarik. Variabel rasa syukur, ketidakamanan kerja, dan sikap terhadap uang secara kolektif mampu menjelaskan 59,2% variansi dari kesejahteraan finansial Islam pada subjek penelitian.

Penelitian ini mengungkap bahwa ketidakamanan kerja dan rasa syukur memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan finansial Islam. Temuan ini memberikan warna baru dalam literatur psikologi ekonomi saat ini.

Namun, terdapat catatan unik mengenai sikap terhadap uang yang ternyata tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kesejahteraan. Justru, sikap terhadap uang berdampak negatif terhadap rasa syukur seseorang dalam mengelola finansialnya.

Penelitian ini juga menegaskan peran sentral rasa syukur sebagai mekanisme psikologis-spiritual. Rasa syukur terbukti memediasi hubungan antara ketidakamanan kerja dan kesejahteraan secara positif, sekaligus memediasi dampak negatif sikap terhadap uang.

Temuan kualitatif dalam riset ini semakin memperkuat data statistik. Terungkap bahwa kesejahteraan finansial Islam dibangun melalui pemaknaan uang sebagai amanah, pengelolaan keuangan sesuai syariah, serta penghindaran perilaku konsumtif yang berlebihan.

Secara akademis, Miftahuddin telah memberikan kontribusi besar dengan menawarkan model empiris yang menjembatani psikologi modern dan nilai spiritual. Riset ini memperkaya khazanah studi kesejahteraan dari perspektif Islam yang relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Miftahuddin berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, M.Si, Prof. Dr. Achmad Syahid, M.Ag, Dr. Abdul Rahman Shaleh, M.Psi, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, M.Si, Prof. Dr. Achmad Syahid, M.Ag, Dr. Abdul Rahman Shaleh, M.Psi, Prof. Dr. Ahmad Rodoni, MM, Prof. Dr. Fadhilah Suralaga, M.Si, Dr. Yunita Faela Nisa, M.Psi, Psikolog.

Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovendus, tim penguji menetapkan bahwa Miftahuddin lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Miftahuddin merupakan Doktor ke-1663 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(JA)