Ujian Promosi Doktor Mochamad Novi Rifa’i: Model Destination Branding untuk Peningkatan Minat Kunjungan Pariwisata Halal di Kabupaten Lombok Barat
Ujian Promosi Doktor Mochamad Novi Rifa’i: Model Destination Branding untuk Peningkatan Minat Kunjungan Pariwisata Halal di Kabupaten Lombok Barat

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs - Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1649 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan promovendus Mochamad Novi Rifa’i.

Novi merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Ekonomi Islam. Disertasinya berjudul "Model Destination Branding untuk Peningkatan Minat Kunjungan Pariwisata Halal di Kabupaten Lombok Barat".

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan atas tantangan multidimensi yang dihadapi Lombok Barat. Di tengah derasnya arus komersialisasi, Novi menyoroti risiko eksploitasi kearifan lokal suku Sasak. Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak boleh hanya mengejar angka kunjungan, tetapi harus tetap berdiri teguh di atas prinsip keberlanjutan ekologis dan perlindungan modal budaya yang otentik.

Guna membedah fenomena ini, Novi menggunakan Place Identity Theory sebagai landasan utama untuk memahami bagaimana identitas sebuah destinasi terbentuk. Ia juga memadukannya dengan Evolutionary Governance Theory (EGT) sebagai kerangka tata kelola kebijakan yang dinamis. Pendekatan ini memungkinkan adanya dialektika yang sehat antara tuntutan modernitas dan nilai-nilai tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

Analisis mendalam dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai model manajerial ternama. Kualitas layanan diukur menggunakan model SERVQUAL, sementara identitas merek dianalisis melalui AC2ID Framework. Untuk urusan komunikasi, peneliti merujuk pada model komunikasi tiga level dari Kavaratzis, memastikan bahwa pesan yang disampaikan ke pasar selaras dengan realitas di lapangan.

Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi nilai lokal dan prinsip syariah. Konsep pariwisata halal tidak dipandang sebagai pembatasan, melainkan sebagai nilai tambah yang mampu menciptakan destinasi unik dan kompetitif di kancah global. Strategi ini diharapkan mampu memposisikan Lombok Barat sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan muslim tanpa menghilangkan identitas lokalnya.

Metodologi yang digunakan tergolong sangat komprehensif dengan pendekatan metode campuran (mixed method) desain concurrent embedded. Data kuantitatif diperoleh dari 150 responden dan diolah menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Sementara itu, sisi kualitatif diperkuat melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi langsung di lapangan.

Hasil penelitian memberikan temuan yang krusial: service quality, brand identity, dan brand communication terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan wisatawan. Namun, tantangan besar masih membayangi, terutama terkait pemahaman masyarakat yang belum seragam mengenai konsep pariwisata halal serta standarisasi kualitas pelayanan yang perlu ditingkatkan.

Salah satu temuan paling menarik dalam disertasi ini adalah penempatan brand communication sebagai faktor pengaruh terkuat, melampaui brand identity. Hal ini memberikan perspektif baru yang sedikit berbeda dari teori klasik beberapa ahli terdahulu. Novi menegaskan bahwa di era digital saat ini, strategi komunikasi yang inklusif menjadi ujung tombak dalam memenangkan hati wisatawan.

Novi juga menggunakan analisis SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk memetakan prioritas strategi. Hasilnya, sinergi antar pemangku kepentingan (stakeholders) muncul sebagai kunci utama. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal harus berjalan harmonis guna menciptakan ekosistem pariwisata halal yang berkelanjutan.

Penelitian ini sekaligus memperkuat sekaligus memperkaya literatur yang telah ada. Temuannya sejalan dengan riset banyak pakar internasional dan nasional yang menekankan pentingnya pendekatan holistik. Dengan memberikan rekomendasi konkret berupa peningkatan kualitas layanan dan komunikasi inklusif, disertasi ini diharapkan menjadi kompas bagi pengambil kebijakan di Lombok Barat.

Disertasi ini diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata halal di Indonesia yang lebih profesional, beridentitas, dan tetap menghormati akar budaya nusantara.

Mochamad Novi Rifa’i berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, MA dan Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Sc, Ph.D, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, MA, Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Sc, Ph.D, Prof. Dr. Muhammad Maksum, MA, Prof. Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.Ag, MH dan Dr. H.M. Nurul Irfan, M.Ag.

Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovendus, tim penguji menetapkan bahwa Mochamad Novi Rifa’i lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Mochamad Novi Rifa’i merupakan Doktor ke-1649 dalam bidang Pengkajian Islam, pada program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(JA)