Ujian Promosi Doktor Purnama Putra, Model Holding Bisnis dalam Transformasi Ekonomi Pesantren
Ujian Promosi Doktor Purnama Putra, Model Holding Bisnis dalam Transformasi Ekonomi Pesantren

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Promosi Doktor ke-1733 di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana pada Senin, 5 Oktober 2026 dengan promovendus Purnama Putra.

Purnama merupakan mahasiswa program Doktor Pengkajian Islam dengan konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Syariah. Disertasinya berjudul “Model Holding Bisnis dalam Transformasi Ekonomi Pesantren: Analisis Manajemen Bisnis Pesantren Sunan Drajat”.

Disertasi ini berangkat dari keinginan kuat untuk mengonstruksikan model holding bisnis yang diterapkan di Pesantren Sunan Drajat. Tak sekadar memetakan struktur usaha, penelitian ini mengukur seberapa jauh efektivitas model korporasi tersebut dalam memicu transformasi ekonomi, sekaligus membedah kesesuaiannya dengan nilai-nilai luhur pesantren serta prinsip dasar ekonomi Islam.

Untuk membedah dinamika bisnis di lapangan, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada unit Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumentasi, hingga proses triangulasi data yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.

Guna mempertajam analisis, kerangka teoritis utama yang digunakan menggabungkan Theory of the Firm dari Ronald H. Coase dan Institutional Islamic Economics gagasan M. Umer Chapra serta Habib Ahmed. Sementara itu, perspektif maqāṣid al-sharīʿah dari al-Shāṭibī dihadirkan sebagai pisau analisis pelengkap untuk menakar bobot kemaslahatan dari praktik bisnis yang dijalankan.

Hasil temuan menunjukkan bahwa Pesantren Sunan Drajat berhasil membangun sebuah model strategic-operational hybrid holding melalui keberadaan Perkom dan PT Perekonomian Sunan Drajat. Sistem terpadu ini digerakkan lewat mekanisme corporate parenting, sentralisasi tata kelola keuangan, penyediaan layanan bersama, pelaporan digital, subsidi silang, hingga strategi diversifikasi usaha yang agresif.

Penerapan model holding ini terbukti efektif dalam menekan biaya transaksi, memperkuat koordinasi antarunit usaha, serta membentengi dana pendidikan dari dampak risiko bisnis. Manfaat ekonominya pun terasa nyata hingga ke masyarakat luas, terbukti dari penyerapan sekitar 980 tenaga kerja, kemitraan erat dengan puluhan UMKM, serta pengalokasian surplus usaha untuk menyokong pendidikan gratis dan kesejahteraan sosial.

Kendati demikian, penelitian ini juga mencatat sejumlah catatan kritis yang perlu dibenahi. Efektivitas tata kelola saat ini masih tertahan oleh dominasi unsur keluarga dalam pengawasan, kurangnya transparansi pada alokasi surplus dan transfer pricing, tingginya ketergantungan pada figur kunci, terbatasnya partisipasi substantif, serta belum tersedianya lembaga pengawasan syariah yang formal.

Secara normatif-spiritual, praktik holding bisnis ini dinilai telah mendukung nilai ḥifẓ al-dīn (menjaga agama), ḥifẓ al-ʿaql (menjaga akal), dan pencapaian maṣlaḥah, meski penyempurnaannya masih terus berproses. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini merekonstruksi sebuah model holding berbasis maqāṣid baru yang menyatukan fondasi spiritual, struktur korporasi modern, tata kelola digital, strategi integrasi ekonomi, dan orientasi kemaslahatan secara utuh.

Sebagai pembeda dari kajian-kajian sebelumnya, seperti penelitian Falach dkk. (2023) yang berfokus pada santripreneurship, Lahuri dkk. (2023) tentang modal sosial, atau Wati & Rafidah (2025) mengenai koperasi, Disertasi ini menempatkan holding bisnis sebagai sistem kelembagaan terintegrasi. Pendekatan ini berhasil menyintesiskan efisiensi tata kelola korporasi modern dengan kekuatan legitimasi moral khas dunia pesantren.

Purnama Putra berhasil mempertahankan disertasinya di bawah bimbingan Prof. Dr. Muhammad Nur Rianto Al Arif, M.Si, Prof. Dr. M. Arief Mufraini, Lc., M.Si,  serta Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed, Ph.D, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Zulkifli, MA, Prof. Dr. Muhammad Nur Rianto Al Arif, M.Si, Prof. Dr. M. Arief Mufraini, Lc., M.Si, Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed, Ph.D, Prof. Dr. Rusli, S.Ag, M.Soc.Sc, Prof. Dr. Kadir, M.Pd, Prof. Dr. Zubair, M.Ag

Setelah memperhatikan penulisan disertasi, komentar tim penguji dan jawaban promovendus, tim penguji menetapkan bahwa Purnama Putra lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.  Purnama Putra merupakan Doktor ke-1733 dalam bidang Pengkajian Islam, program doktor Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)