Ujian Tesis Kombang Tua Siregar, Optimalisasi Pendanaan Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Ujian Tesis Kombang Tua Siregar, Optimalisasi Pendanaan Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs - Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Tesis ke-2833 bertempat di Ruang Teater  SPs UIN Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026 dengan kandidat Kombang Tua Siregar.

Kombang merupakan mahasiswa program Magister Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Pendidikan Agama Islam. Tesisnya berjudul “Optimalisasi Pendanaan Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan (Studi Kasus di Pondok Pesantren Syahbuddin Mustafa Nauli dan Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum)". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pendanaan yang berfokus pada pengembangan unit usaha internal serta kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan di kedua lembaga tersebut.

Untuk membedah dinamika finansial tersebut, Kombang menggunakan metode kualitatif berbasis studi lapangan dengan menggali data primer melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang diperkuat studi literatur relevan. Secara teoritis, riset ini mengacu pada konsep diversifikasi pendanaan serta teori manajemen keuangan pendidikan dari Allan Odden yang menekankan pentingnya keselarasan sumber daya (resource alignment) dan konsep sekolah produktif (productive schools).

Temuan empiris di lapangan menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Syahbuddin Mustafa Nauli (SMN) dan Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum (Pemadu) sama-sama berhasil mengembangkan unit usaha sebagai pilar pendanaan internal. Dalam aspek tata kelola unit bisnis, kedua pesantren masih menerapkan pola pengelolaan yang serupa, yakni bersifat sentralistik-tradisional di bawah kendali pimpinan pesantren.

Meski memiliki kesamaan pada tata kelola bisnis, perbedaan nyata terlihat dalam skema pengelolaan keuangan harian. Pesantren SMN konsisten mempertahankan pola pengelolaan sentralistik penuh, sedangkan Pesantren Pemadu mengadopsi struktur kepemimpinan ganda yang saling melengkapi, di mana pimpinan berperan sebagai pengarah kebijakan strategis, sementara direktur pesantren bertindak sebagai pelaksana operasional.

Secara praktis, terobosan diversifikasi pendanaan lewat unit bisnis ini berhasil mendorong kemandirian finansial lembaga secara terukur. Stabilitas dana tersebut secara langsung menopang peningkatan kualitas pendidikan melalui modernisasi fasilitas pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru dan santri, serta hadirnya berbagai inovasi program pendidikan.

Hasil penelitian ini memperkuat argumen utama bahwa ketersediaan pendanaan yang memadai merupakan prasyarat mutlak bagi terwujudnya kualitas pendidikan yang ideal. Keberlangsungan lembaga serta upaya peningkatan mutu yang berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari stabilitas finansial kelembagaan.

Temuan Kombang sekaligus memberikan perspektif pembanding terhadap pemikiran klasik Zamakhsyari Dhofier (2011) yang mengukur perkembangan pesantren dominan dari kekuatan sosio-kultural. Sebaliknya, hasil riset ini sejalan dengan pandangan Eva Malinda (2018) dan Kurniady dkk. (2020) mengenai vitalnya unit usaha bagi keberlanjutan pesantren, serta mempertegas pemikiran Anggadwita dkk. (2021) tentang pentingnya kewirausahaan berbasis nilai sosial.

Melalui integrasi perspektif tersebut dan pijakan teori Allan Odden, penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pendanaan berbasis unit usaha tidak hanya menjamin ketahanan ekonomi institusi. Lebih jauh, strategi ini berhasil menyinergikan dimensi ekonomi dan pedagogis pesantren menuju kemandirian finansial berkelanjutan.

Kombang berhasil mempertahankan tesisnya di bawah bimbingan Suparto, M.Ed, Ph.D, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA, Suparto, M.Ed, Ph.D, Prof. Dr. Sururin, M.Ag, Prof. Dr. Suwendi M.Ag.

Setelah memperhatikan penulisan tesis, komentar tim penguji dan jawaban kandidat, tim penguji menetapkan bahwa Kombang Lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Kombang Tua Siregar merupakan Magister ke-2833 dalam bidang Pengkajian Islam, pada program Magister Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)