Ujian Tesis Madarina Rozanah: Implementasi Ajaran al-‘Adl al-Ilāhī pada Praktik Filantropi Shi’ah
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs - Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Tesis ke-2797 bertempat di Ruang Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026 dengan kandidat Madarina Rozanah.
Madarina merupakan mahasiswa program Magister Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Pemikiran Islam. Tesisnya berjudul “Implementasi Ajaran al-‘Adl al-Ilāhī pada Praktik Filantropi Shi’ah (Studi Kasus Lembaga Imdad Mustadh’afin dan Dana Mustadhafin)”.
Penelitian ini memotret bagaimana konsep keadilan Tuhan sebuah pilar fundamental dalam teologi Shi'ah ditransformasikan menjadi aksi nyata melalui lembaga filantropi untuk menyasar kaum marginal atau mustadh’afin.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, Madarina menyelami dapur pengelolaan dua lembaga besar, yakni Imdad Mustadh’afin dan Dana Mustadhafin. Melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, ia berhasil memetakan bagaimana doktrin agama bukan sekadar teks mati, melainkan napas yang menggerakkan roda inklusivitas dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
Temuan pertama dalam penelitian ini menyingkap fakta menarik: meski kedua lembaga berdiri di atas fondasi teologis yang sama, yaitu al-‘Adl al-Ilāhī, mereka menempuh jalan implementasi yang berbeda. Perbedaan ini menjadi bukti bahwa teologi yang satu dapat bersemi dalam berbagai bentuk praktik tergantung pada visi manajerial lembaga tersebut.
Imdad Mustadh’afin ditemukan cenderung mempertahankan praktik filantropi yang bersifat tradisional. Fokus gerakannya lebih terkonsentrasi pada internal kelompok Shi’ah, sebuah model yang mengedepankan penguatan solidaritas komunitas dalam menjaga keberlangsungan ajaran dan kesejahteraan anggotanya secara spesifik.
Sebaliknya, Dana Mustadhafin tampil dengan wajah yang lebih modern dan progresif. Lembaga ini mengadopsi pendekatan inklusif yang melampaui sekat-sekat mazhab, melibatkan masyarakat luas termasuk kalangan non-Shi’ah. Pendekatan ini menunjukkan bahwa semangat keadilan Ilahi dapat diposisikan sebagai nilai universal yang merangkul kemanusiaan tanpa batas.
Madarina juga menyoroti bahwa perbedaan pendekatan tersebut berdampak langsung pada mekanisme pengelolaan dana dan relasi sosial yang terbangun. Dampak sosial yang dihasilkan oleh kedua lembaga pun bervariasi, namun Madarina menegaskan bahwa perbedaan ini bukan dipicu oleh perbedaan tafsir teologis, melainkan lebih pada penyesuaian terhadap dinamika sosio-kultural masyarakat setempat.
Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi baru yang membedakannya dari studi terdahulu, seperti karya Amir Hossein (2023) yang cenderung terjebak pada pembahasan normatif Al-Qur'an dan fikih. Riset Madarina melompat lebih jauh dengan membuktikan bahwa al-‘Adl al-Ilāhī berfungsi sebagai kerangka normatif yang ampuh untuk mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia yang plural.
Tesis ini berkesimpulan bahwa filantropi berbasis teologi memiliki peran signifikan dalam membangun harmoni sosial. Madarina Rozanah berhasil membuktikan bahwa di tangan lembaga yang tepat, ajaran agama mampu bertransformasi menjadi solusi nyata bagi persoalan kemiskinan dan eksklusi sosial di tanah air.
Madarina Rozanah berhasil mempertahankan tesisnya di bawah bimbingan Prof. Amelia Fauzia, MA, Ph.D; Prof. Dr. Kholid Al Walid, M.Ag, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA; Prof. Amelia Fauzia, MA, Ph.D; Prof. Dr. Kholid Al Walid, M.Ag; Prof. Dr. Rusli, S.Ag, M.Soc.Sc; Dr. Alvian Iqbal Zahasfan, SSI, Lc., MA.
Setelah memperhatikan penulisan tesis, komentar tim penguji dan jawaban kandidat, tim penguji menetapkan bahwa Madarina Rozanah lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Madarina Rozanah merupakan Magister ke-2797 dalam bidang Pengkajian Islam, pada program Magister Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(JA)
