Ujian Tesis Randy Putra Alamsyah, Praktik Entrepreneurship Berbasis Nilai Al-Qur'an di Pesantren Ruhama Al Fajar, Bogor
Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA SPs UIN Jakarta, BERITA SPs - Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Ujian Tesis ke-2834 bertempat di Ruang Teater SPs UIN Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026 dengan kandidat Randy Putra Alamsyah.
Randy merupakan mahasiswa program Magister Pengkajian Islam dengan Konsentrasi Tafsir Interdisiplin. Tesisnya berjudul “Praktik Entrepreneurship Berbasis Nilai Al-Qur'an di Pesantren Ruhama Al Fajar, Bogor ".
Penelitian ini untuk menganalisis proses transformasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam membentuk praktik wirausaha berbasis nilai di Pesantren Ruhama Al Fajar, yang berlokasi di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Lewat riset ini, Randy berupaya membedah bagaimana spiritualitas Islam dapat terintegrasi secara holistik dengan kemandirian ekonomi lembaga pendidikan keagamaan.
Kajian ini berangkat dari perspektif mendasar bahwa Al-Qur'an tidak sekadar dipahami sebagai teks normatif yang kaku, melainkan dihidupi secara aktif sebagai sumber nilai utama. Dalam konteks masyarakat pesantren, nilai-nilai tersebut hidup dan terus memandu pembentukan keyakinan, tradisi, hingga praktik operasional kehidupan sehari-hari para santri dan pengelola lembaga.
Guna menangkap dinamika tersebut secara utuh, Randy menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data lapangan dilakukan melalui serangkaian observasi partisipatif, wawancara mendalam bersama para pemangku kepentingan pesantren, serta studi dokumentasi untuk memahami secara komprehensif proses pemaknaan, internalisasi, dan aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an.
Hasil penelitian mengungkap bahwa praktik entrepreneurship berbasis nilai di Pesantren Ruhama Al Fajar terjelma nyata dalam pelbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan unit usaha, gaya kepemimpinan, rasa tanggung jawab, etos kerja tinggi, hingga pembentukan kemandirian para santri. Praktik-praktik ekonomi ini ditunjukkan bukan sekadar sebagai aktivitas bisnis biasa, melainkan manifestasi dari nilai-nilai keagamaan yang dipraktikkan.
Lebih jauh, temuan tersebut mencerminkan adanya mekanisme transformasi nilai Al-Qur'an yang berjalan secara terstruktur melalui proses pemaknaan, internalisasi, dan aktualisasi. Jalur transformasi ini berhasil menjembatani dan menghubungkan antara otoritas keagamaan kyai, tradisi kelembagaan pesantren yang telah mengakar, serta praktik keseharian hidup para santri.
Dari sisi teoritis, dengan mensintesiskan paradigma Living Qur'an, teori relasional kitab suci dari Wilfred Cantwell Smith, serta temuan empiris di lapangan, penelitian ini menegaskan argumen penting. Randy berargumen bahwa entrepreneurship berbasis nilai di pesantren terbentuk melalui relasi dinamis antara faith (iman), cumulative tradition (tradisi kumulatif), dan practice (praktik nyata), bukannya konsekuensi langsung yang mekanistik dari sekadar pemahaman tekstual Al-Qur'an.
Atas dasar itu, penelitian ini berhasil merumuskan sebuah model konseptual baru yang dinamakan Qur'anic Value-Based Entrepreneurship System. Model ini menjelaskan alur transformasi nilai-nilai Qur'ani secara komprehensif, mulai dari kerangka nilai, proses internalisasi dan aktualisasi, pembentukan karakter individu, hingga akhirnya terlembagakannya sebuah sistem wirausaha yang kokoh. Model ini memposisikan Al-Qur'an sebagai scripture-in-life, yakni kitab suci yang hidup dan terus mentransformasikan nilai menjadi karakter serta sistem nyata.
Melalui kontribusi ilmiah ini, Randy berhasil memperluas cakrawala kajian Living Qur'an yang sebelumnya dipelopori oleh para peneliti seperti Ahmad Rafiq (2014), Fathurrosyid (2016), dan Supriyanto (2023), yang umumnya memusatkan perhatian pada manifestasi Al-Qur'an dalam praktik ritual, tradisi, serta budaya lokal. Di samping itu, penelitian ini juga menguatkan temuan Kolkailah (2023) mengenai kapasitas transformatif nilai Qur’ani dalam perubahan sosial, sekaligus melangkah lebih jauh dengan memperjelas mekanisme pelembagaan nilai-nilai tersebut ke dalam sistem entrepreneurship pesantren yang berkelanjutan.
Randy berhasil mempertahankan tesisnya di bawah bimbingan Suparto, M.Ed, Ph.D, dan diuji di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Yusuf Rahman, MA, Suparto, M.Ed, Ph.D, Prof. Dr. Sururin, M.Ag, Prof. Dr. Suwendi M.Ag.
Setelah memperhatikan penulisan tesis, komentar tim penguji dan jawaban kandidat, tim penguji menetapkan bahwa Randy Lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Randy Putra Alamsyah merupakan Magister ke-2834 dalam bidang Pengkajian Islam, pada program Magister Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.(Jay A)
